Karawang – Kabar Nusantara News,- Bupati Karawang H Aep Saepulloh SE menghadiri undangan wawancara dari rekan-rekan media CNN untuk membahas peran strategis Kabupaten Karawang dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Karawang hingga kini masih menjadi salah satu kabupaten penghasil beras utama di Indonesia dan berkontribusi besar terhadap tercapainya swasembada pangan nasional.
Bupati Karawang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mempertahankan areal sawah teknis agar tidak beralih fungsi dan tetap menjadi lahan pertanian produktif. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah konkret dalam menjaga kelangsungan produksi pangan di tengah tantangan pembangunan dan urbanisasi.
“Alhamdulillah, produksi gabah di Kabupaten Karawang terus kami tingkatkan hingga mencapai sekitar 1,3 juta ton per tahun. Ini merupakan hasil kerja keras para petani, dukungan kebijakan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.
Berbagai pencapaian strategi dan program telah dilaksanakan untuk mendukung sektor pertanian. Di antaranya adalah pemberian insentif berupa penghapusan pajak bagi petani yang memiliki lahan di bawah tiga hektare, penyediaan asuransi gagal panen untuk melindungi petani dari risiko kerugian, serta upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pupuk.
Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan pembangunan, perbaikan, dan pengerukan sarana pengairan irigasi sebagai faktor kunci dalam menjaga produktivitas pertanian. Infrastruktur irigasi yang baik dinilai sangat menentukan keberhasilan panen dan ketahanan produksi pangan dalam jangka panjang.
“Atensi terbesar kami adalah memastikan sistem irigasi berjalan optimal, karena udara adalah nadi utama pertanian. Tanpa irigasi yang baik, produktivitas akan sulit dipertahankan,” tambahnya.
Atas berbagai upaya dan pencapaian tersebut, Kabupaten Karawang menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini dinilai sebagai bentuk apresiasi negara terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan pangan nasional.
“Penghargaan Presiden ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi untuk para petani, kelompok tani, penyuluh, dan seluruh masyarakat Karawang yang telah bersama-sama menjaga peran daerah ini sebagai lumbung pangan nasional,” pungkas Aep.(Red?

