KARAWANG — Kabar Nusantara News,-Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan aspek perlindungan bagi para atlet yang akan membawa nama daerah dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Sebanyak 550 atlet dari 55 cabang olahraga kini resmi mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Perlindungan tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlet dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Brits Karawang, Senin (5/10) pagi.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada para atlet yang akan menjalani rangkaian latihan hingga pertandingan dalam persiapan menghadapi Porprov 2026.
Mewakili Bupati Karawang, Haji Maslani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan perlindungan bagi para atlet, khususnya Primaya Hospital melalui dukungan CSR, BPJS Ketenagakerjaan, serta KONI Kabupaten Karawang.
Menurutnya, perhatian terhadap atlet tidak boleh berhenti pada pelatihan dan target prestasi. Aspek keselamatan serta perlindungan terhadap risiko yang dapat terjadi selama menjalani aktivitas olahraga juga harus menjadi perhatian.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian CSR Primaya Hospital bersama BPJS Ketenagakerjaan, serta sinergi bersama KONI Karawang, yang telah memastikan para atlet kita mendapatkan rasa aman dan perlindungan dari berbagai risiko, termasuk kecelakaan maupun cedera saat berlatih dan bertanding,” ujar Maslani.
Bukan Sekadar Kartu, Ada Jaminan bagi Atlet
Bagi para atlet, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bukan sekedar menyerahkan kartu secara simbolis. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan jaminan ketika atlet menghadapi risiko dalam proses latihan maupun pertandingan.
Dengan jumlah peserta mencapai 550 atlet dari 55 cabang olahraga, perlindungan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan kontingen Karawang menuju Porprov 2026.
Para atlet yang terpilih merupakan bagian dari kekuatan olahraga Karawang yang diharapkan mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat provinsi.
Maslani menegaskan bahwa para atlet merupakan putra-putri terbaik Karawang yang akan membawa nama daerah melalui kemampuan, kerja keras, dan dedikasi mereka di arena pertandingan.
“Para atlet adalah putra-putri terbaik Karawang. Mereka akan berjuang dengan keringat, tenaga, semangat, dan dedikasi untuk mengharumkan nama Kabupaten Karawang di ajang Porprov 2026,” katanya.
Perlindungan tersebut diharapkan dapat membuat atlet lebih fokus menjalani program latihan dan menghadapi kompetisi tanpa dihantui kekhawatiran terhadap risiko yang mungkin muncul selama menjalankan aktivitas olahraga.
Target Prestasi, Keselamatan Tetap Prioritas
Persiapan menuju Porprov tidak hanya berbicara mengenai target medali. Di balik setiap pertandingan terdapat proses panjang yang membutuhkan latihan intensif, disiplin, stamina, dan risiko fisik yang tidak kecil.
Oleh karena itu, jaminan perlindungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem pembinaan olahraga yang sehat.
Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dunia usaha melalui CSR, dan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa pelatihan atlet membutuhkan dukungan dari berbagai sektor.
Pemerintah Kabupaten Karawang berharap perlindungan tersebut dapat memberikan ketenangan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para atlet dalam menjalani persiapan menuju Porprov 2026.
“Semoga dengan adanya perlindungan ini, seluruh atlet semakin tenang, percaya diri, dan fokus memberikan prestasi terbaik untuk Karawang,” ujar Maslani.
Ia juga memberikan pesan kepada seluruh atlet agar menjadikan Porprov 2026 sebagai momentum menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah melalui semangat sportivitas.
“Berjuang dengan penuh semangat, bertanding dengan penuh sportivitas, dan mengharumkan nama Karawang.”
Dengan perlindungan yang telah diberikan kepada 550 atlet, pekerjaan berikutnya adalah memastikan proses pelatihan, latihan, kesiapan mental, dan dukungan teknis berjalan maksimal.
Sebab, target besar Karawang di Porprov 2026 pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertanding, tetapi juga oleh seberapa serius seluruh ekosistem olahraga daerah menyiapkan para atlet sejak jauh hari.
550 atlet, 55 cabang olahraga, satu misi: membawa nama Karawang dan memperjuangkan prestasi terbaik di Porprov 2026.(Red)
