KARAWANG —Kabar Nusantara News,- Penataan kawasan Cikampek terus dikebut Pemerintah Kabupaten Karawang. Salah satu perubahan yang kini terlihat berada di kawasan flyover Cikampek, dengan penataan area sekitar 6.000 meter persegi melalui kolaborasi Pemkab Karawang bersama dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pacific Paint Indonesia.
Penataan tersebut melibatkan pemural lokal dan komunitas sebagai bagian dari upaya memperbaiki kawasan wajah sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penataan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan kawasan perkotaan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang ikut bergotong royong membuat wajah Cikampek semakin bersih, rapi dan nyaman,” ujar Aep.
Namun, penataan kawasan Cikampek tidak berhenti pada pembenahan visual di sekitar flyover. Pemkab Karawang menyebut sejumlah pekerjaan lain masih terus berjalan sebagai bagian dari penataan kawasan secara bertahap.
Pekerjaan tersebut meliputi penataan pejalan kaki, perbaikan jalan, penataan area bawah flyover, pembangunan area skateboard, drainase Pasar Cikampek, hingga pembangunan taman di bawah flyover.
Untuk pembangunan taman di bawah flyover, kemajuan pekerjaan disebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Cikampek diarahkan tidak hanya untuk mempercantik kawasan, tetapi juga memperbaiki fungsi ruang publik, konektivitas, dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di kawasan tersebut.
“Ini bagian baru dari penataan Cikampek. Kita kerjakan secara bertahap. Yang penting terus bergerak dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” kata Aep.
Agenda Pasar Anyar Cikampek Jadi 2027
Pemkab Karawang juga telah menyiapkan agenda lanjutan. Pada tahun 2027, pemerintah daerah berencana melanjutkan penataan melalui pembangunan Pasar Anyar Cikampek.
Rencana tersebut menjadi bagian penting karena kawasan pasar merupakan salah satu titik aktivitas ekonomi masyarakat. Penataan yang terintegrasi diharapkan dapat menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Tidak berhenti di situ, pemerintah juga menyiapkan rencana pembangunan underpass dan penguatan konektivitas transportasi di kawasan Cikampek.
Salah satu rencana besar yang disebut adalah masuknya layanan Kereta Rel Listrik (KRL) ke Cikampek pada awal 2029.
Jika rencana tersebut terealisasi, perbaikan konektivitas transportasi berpotensi menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di kawasan Cikampek dan sekitarnya.
Namun seluruh agenda tersebut masih merupakan bagian dari tahapan pembangunan yang harus dikerjakan secara bertahap. Pemerintah daerah menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan pekerjaan yang sedang berjalan dapat diselesaikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penataan Cikampek dengan tujuan menjadi pekerjaan jangka menengah dan panjang, bukan sekadar mempercantik kawasan wajah.
Mulai dari ruang publik, pejalan kaki, jalan, drainase, kawasan pasar, hingga konektivitas transportasi, semuanya diarahkan untuk membangun kawasan Cikampek yang lebih tertata dan memiliki daya dukung lebih baik bagi masyarakat maupun kegiatan ekonomi.
“Mari kita menata Cikampek agar semakin nyaman dan juga indah,” ujar Aep.
Di sisi lain, Pemkab Karawang menyampaikan apresiasi kepada Pacific Paint Indonesia yang telah memberikan dukungan melalui program CSR untuk penataan kawasan tersebut.
Kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta melalui CSR dinilai menjadi contoh bahwa pembangunan lingkungan perkotaan dapat dilaksanakan secara bersama-sama, dengan pemerintah tetap menjadi pengarah utama sementara dukungan berbagai pihak memperkuat pelaksanaannya.
Cikampek sedang ditata. Bukan hanya untuk terlihat lebih indah, tetapi untuk menjadi kawasan yang lebih tertib, nyaman, terhubung, dan mampu menunjang aktivitas masyarakat serta perekonomian daerah.(Red)
