KARAWANG — Kabar Nusantara News,-Pemerintah Kabupaten Karawang menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan kinerja yang cukup menggembirakan. Di bawah kepemimpinan Bupati Aep Syaepuloh, berbagai indikator makro menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat, hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Bupabti Aep dalam Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Karawang, Senin (30/3/2026).
Dalam pemaparannya, Aep mengungkapkan bahwa Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Karawang pada tahun 2025 mencapai 5,06 persen. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan dibanding periode sebelumnya dan menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi daerah semakin stabil dan produktif.
“Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa roda perekonomian Karawang bergerak ke arah yang lebih baik, didukung oleh sektor industri, perdagangan, dan investasi yang terus berkembang,” ujar Aep.
Selain pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat juga terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka 74,59. Menurut Aep, kenaikan IPM ini menunjukkan kemajuan yang signifikan di berbagai sektor fundamental.
“Kenaikan ini mencerminkan perbaikan di sektor pendidikan, layanan kesehatan, serta meningkatnya daya beli masyarakat,” katanya saat ditemui di Kantor Bupati Karawang, Selasa (31/3/2026).
Di sektor sosial, Pemerintah Kabupaten Karawang juga mencatat keberhasilan dalam menekan angka kemiskinan. Pada tahun 2025, tingkat kemiskinan berhasil diturunkan hingga mencapai 7,08 persen.
Aep menjelaskan, penurunan ini tidak terlepas dari berbagai program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta intervensi kebijakan yang tepat sasaran.
“Program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang kami jalankan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama kelompok rentan,” ujarnya.
Tak hanya itu, kondisi ketenagakerjaan di Karawang juga menunjukkan perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat menurun menjadi 7,99 persen, yang menandakan semakin banyak masyarakat yang terserap ke dalam dunia kerja.
Menurut Aep, penurunan angka pengangguran ini dipengaruhi oleh meningkatnya peluang kerja di sektor industri dan jasa, serta berbagai program pelatihan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.
“Semakin banyak masyarakat yang memiliki pekerjaan dan penghasilan mandiri, ini menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aep menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, bukan hanya pemerintah daerah semata.
“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, serta dukungan penuh dari masyarakat Karawang,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan tren positif tersebut melalui kebijakan pembangunan yang lebih terarah, inovatif, dan berkelanjutan.
Aep berharap, capaian di tahun 2025 dapat menjadi pijakan untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi di tahun berikutnya.
“Kami berharap di tahun 2026 ini pertumbuhan ekonomi semakin meningkat, dengan program pembangunan yang lebih fokus, inovatif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(Red)

